Komunitas Lokal Ramaikan Cilegon Expo 2026, Plt Sekda: Bukti Partisipasi Masyarakat Semakin Kuat
CILEGONSATU.ID – Gelaran Cilegon Expo 2026 tidak hanya menghadirkan pameran industri, UMKM, dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi bagi berbagai komunitas di Kota Cilegon. Keterlibatan komunitas lokal menjadi salah satu daya tarik utama yang menghidupkan suasana expo di kawasan Alun-alun Kota Cilegon.
Di area pameran, sejumlah stand komunitas aktif menarik perhatian pengunjung. Asosiasi Ikan Hias Cilegon menghadirkan beragam koleksi ikan hias sekaligus edukasi mengenai perawatan dan peluang ekonomi sektor perikanan hias. Komunitas pecinta hewan seperti Sahabat Satwa dan Animal Lovers Cilegon turut memamerkan aneka unggas unik, reptil, serta satwa peliharaan sambil mengkampanyekan kepedulian terhadap kesejahteraan hewan.
Tidak hanya di area stand, keterlibatan komunitas juga terlihat kuat di panggung utama Cilegon Expo 2026.
Berbagai komunitas seni, musik, kepemudaan, hingga relawan tampil mengisi rangkaian acara, di antaranya Rumah Musisi (RUMUS), Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI), Sanggar Puspa Arum, Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ), Karang Taruna Kota Cilegon, LASQI Nusantara Jaya, serta Dewan Kesenian Kota Cilegon (DKKC).
Selain komunitas seni dan kepemudaan, sejumlah komunitas relawan dan gerakan sosial juga mengambil bagian, seperti Yayasan Mengetuk Pintu Langit yang menghadirkan semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah kemeriahan expo.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade, mengapresiasi tingginya partisipasi komunitas dalam Cilegon Expo 2026. Menurutnya, keterlibatan berbagai komunitas menjadi bukti bahwa pembangunan kota berjalan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Cilegon Expo bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat. Kehadiran komunitas menunjukkan kreativitas, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi warga Cilegon yang semakin kuat,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah terus membuka ruang bagi komunitas untuk tampil dan berkembang melalui event publik agar tercipta kota yang inklusif, edukatif, serta memiliki ekosistem sosial yang sehat dan berkelanjutan.
Antusiasme masyarakat yang tinggi, terutama di area komunitas dan panggung utama, menunjukkan bahwa Cilegon Expo 2026 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan perayaan kolaborasi warga.
Melalui keterlibatan komunitas seni, sosial, kepemudaan, hingga relawan kemanusiaan, expo ini menegaskan identitas Kota Cilegon sebagai kota industri yang tetap hidup dengan kreativitas, solidaritas, dan semangat kebersamaan masyarakatnya. (Red)

Tinggalkan Balasan