CILEGONSATU.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, secara resmi meluncurkan sekaligus menyerahkan buku tabungan Beasiswa “Cilegon Juare”, hasil kerja sama antara Pemkot Cilegon dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRSCM).
Program beasiswa ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak Cilegon, baik dari kalangan berprestasi maupun kurang mampu. Tahun ini, total 511 mahasiswa tercatat sebagai penerima manfaat program tersebut.
“Jurusan dan kampus penerima beasiswa sudah kami komunikasikan dengan pihak industri. Target kami bukan sekadar kuliah, tetapi harus tepat sasaran sesuai kebutuhan industri,” kata Robinsar. Rabu, 12 November 2025.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Cilegon telah berkoordinasi dengan berbagai perusahaan di kawasan industri untuk memastikan kesesuaian antara jurusan kuliah para penerima beasiswa dan kebutuhan tenaga kerja di lapangan.
“Kita sudah panggil pihak industri, kita dengar langsung jurusan dan kampus yang mereka butuhkan. Anak-anak Cilegon harus serius menimba ilmu agar benar-benar siap bersaing,” lanjutnya.
Lebih jauh, Robinsar menyampaikan tekad Pemkot Cilegon untuk menekan angka pengangguran secara signifikan pada tahun-tahun mendatang.
“Tahun depan kita mulai bicara peluang kerja. Semua sedang kita optimalkan dan komunikasikan dengan industri agar pengangguran di Kota Cilegon bisa turun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Rahmatullah, menjelaskan bahwa program Beasiswa Cilegon Juare tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga diiringi dengan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi penerima manfaat.
“Harapannya anak-anak Kota Cilegon bisa menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, lalu kembali mengabdi untuk daerahnya,” ujar Rahmatullah.
Ia menambahkan, total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp3 miliar, dengan besaran beasiswa yang bervariasi sesuai kategori kampus:
• Rp4 juta untuk mahasiswa di kampus lokal,
• Rp5 juta untuk mahasiswa di UIN atau kampus negeri di Banten,
• Rp6–8 juta untuk mahasiswa di luar Provinsi Banten.
“Selama dua hari pelaksanaan bimtek, sebanyak 266 peserta terlibat langsung. Kami juga bekerja sama dengan BPRSCM dalam penyaluran dana, sekaligus untuk menghidupkan bank milik daerah,” tambahnya.
Dengan peluncuran program ini, Pemkot Cilegon menegaskan langkah strategisnya dalam membangun generasi muda yang unggul, siap kerja, dan berdaya saing tinggi, demi membawa Cilegon menuju masa depan yang lebih produktif, mandiri, dan kompetitif. (Red)

Tinggalkan Balasan