CILEGONSATU.ID – Pemerintah Kota Cilegon bersama Kodim 0623 Cilegon menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk membahas penanganan pasca banjir di Kota Cilegon, Jumat (9/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori, Plt. Sekda Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, serta jajaran OPD terkait.
Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, rakor ini menjadi sarana komunikasi langsung dengan pemerintah pusat untuk melaporkan kondisi banjir yang terjadi pada awal Januari 2026, khususnya di wilayah Kecamatan Ciwandan, sekaligus langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan Pemkot Cilegon.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkoordinasi langsung dengan Kemenko Infrastruktur. Kami menyampaikan apa saja yang sudah dilakukan pemerintah daerah, termasuk mitigasi dan koordinasi dengan pelaku industri,” ujar Robinsar.
Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi lapangan, salah satu faktor utama penyebab banjir adalah pendangkalan pada sejumlah saluran drainase utama yang menyebabkan genangan saat curah hujan tinggi, hingga berdampak pada kawasan permukiman, jalan, dan area industri.
Robinsar menambahkan, saluran drainase tersebut merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten sehingga penanganannya membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas kewenangan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Cilegon telah menyampaikan laporan resmi sekaligus permohonan dukungan kepada Pemerintah Pusat melalui surat Wali Kota Cilegon tertanggal 6 Januari 2026 untuk normalisasi dan pengerukan saluran drainase.
Sementara itu, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Buchori menyampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Kemenko Infrastruktur mencakup penanganan banjir jangka pendek hingga jangka panjang, serta pengawasan bersama terhadap faktor-faktor penyebab banjir di wilayah hulu. (Red)

Tinggalkan Balasan