Panitia Seleksi PT Pelabuhan Cilegon Mandiri Perketat Proses Penjaringan Calon Komisaris Independen
CILEGONSATU.ID – Panitia seleksi (pansel) PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) memperketat proses penjaringan calon komisaris independen dengan melibatkan tim uji kelayakan dari kalangan psikolog profesional hingga pakar manajemen bisnis.
Anggota pansel PCM, Syaeful Bahri, mengatakan bahwa mekanisme seleksi komisaris independen tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menekankan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) secara menyeluruh.
“Dalam rapat pleno, pansel memutuskan membentuk tim uji kelayakan dan kompetensi. Ini penting untuk memastikan calon komisaris independen benar-benar memenuhi kriteria,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Menurutnya, tahapan seleksi diawali dengan verifikasi persyaratan administrasi, seperti rekam jejak, pengalaman profesional, serta independensi dari kepentingan tertentu. Hal ini menjadi krusial mengingat posisi komisaris independen harus bebas dari intervensi dan konflik kepentingan.
Setelah itu, peserta akan menjalani uji psikologi yang melibatkan tim profesional, termasuk psikolog dari Universitas Indonesia. Uji ini bertujuan mengukur integritas, stabilitas emosi, serta karakter kepemimpinan calon.
“Tim psikologi terdiri dari tenaga ahli yang memang kompeten di bidangnya, untuk melihat kesiapan mental dan integritas calon,” jelasnya.
Tak hanya itu, pansel juga menggandeng pakar manajemen dan bisnis untuk menguji pemahaman calon terhadap tata kelola perusahaan, strategi bisnis, serta keterkaitannya dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Untuk uji kompetensi, ada tim pakar yang akan menguji kemampuan manajerial dan pemahaman bisnis calon, agar nantinya mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal,” tambah Syaeful.
Ia menegaskan, keterlibatan berbagai ahli dalam proses seleksi ini merupakan bagian dari komitmen pansel untuk menghadirkan komisaris independen yang profesional, objektif, dan mampu menjaga tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
“Dengan seleksi yang ketat dan melibatkan tim ahli, kami ingin memastikan komisaris independen yang terpilih benar-benar berintegritas dan memiliki kapasitas,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan