HARIANBANTEN.CO.ID – Tragedi maut terjadi di kawasan gusuran Sukmajaya, Kota Cilegon. Dua pekerja tewas tertimpa reruntuhan tembok saat membongkar bangunan, Minggu (24/8/2025) pagi.
Kapolsek Cilegon Kompol Firman Hamid mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ketika tiga pekerja sedang membongkar bangunan di kawasan tersebut. Tiba-tiba, tembok roboh dan menimpa seluruh pekerja.
“Yang kerja tiga orang, ketiganya tertimpa juga. Yang dua meninggal, yang satunya luka-luka,” kata Firman kepada wartawan.
Para korban diketahui berasal dari Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang. Mereka adalah DK (62), SI (56), dan JM (60).
Firman menjelaskan, korban SI meninggal di lokasi kejadian. Sementara korban JM menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju RSUD Kota Cilegon. Satu korban lainnya, DK, mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.
“Satu meninggal di tempat, yang satunya saat perjalanan ke rumah sakit,” jelas Firman.
Polisi langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban. Firman menegaskan pembongkaran bangunan tersebut dilakukan atas inisiatif pemilik, bukan proyek resmi.
“Pembongkaran ini dilakukan atas inisiatif pemilik bangunan, bukan proyek resmi, dan korban bekerja sesuai kesepakatan,” tegasnya.
Atas insiden ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor keselamatan saat melakukan pembongkaran bangunan. (red)

Tinggalkan Balasan