Robinsar Apresiasi Raker DKM Masjid Agung Nurul Ikhlas, Tegaskan Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
CILEGONSATU.ID – Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rapat Kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon periode 2026–2029 yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Menurut Robinsar, rapat kerja tersebut menjadi momentum penting dalam menyusun arah pembangunan masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
“Masjid Agung Nurul Ikhlas harus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat peradaban umat. Program kerja yang dirancang harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Cilegon,” ujar Robinsar, Sabtu (4/4/2026).
Ia menegaskan Pemerintah Kota Cilegon mendukung penuh berbagai program keumatan yang lahir dari rapat kerja DKM, terutama yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda, penguatan dakwah, serta peningkatan pelayanan jamaah.
Diketahui, rapat kerja DKM Masjid Agung Nurul Ikhlas dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama digelar pada 4 April 2026 di Masjid Agung Nurul Ikhlas dengan agenda pembahasan tata tertib serta penyampaian usulan program kerja dari masing-masing komisi, yakni Komisi Idaroh, Komisi Imaroh, Komisi Riayah, serta Komisi Khusus Bagian Rekomendasi.
Selanjutnya, rapat kerja akan dilanjutkan pada 12 April 2026 di Aula Setda II Kota Cilegon guna menetapkan dan mengesahkan program kerja yang telah diusulkan oleh seluruh komisi.
Wali Kota berharap seluruh rangkaian rapat kerja dapat menghasilkan program yang terukur, berkelanjutan, dan mampu menjadikan Masjid Agung Nurul Ikhlas sebagai ikon religius sekaligus pusat aktivitas umat di Kota Cilegon.
“Kami berharap hasil rapat kerja ini benar-benar diwujudkan dalam kerja nyata, sehingga masjid hadir sebagai ruang pembinaan spiritual, sosial, dan kebersamaan masyarakat,” tambahnya.
Melalui semangat kolaborasi antara pengurus DKM, pemerintah daerah, dan masyarakat, Masjid Agung Nurul Ikhlas diharapkan semakin berkembang sebagai rumah besar umat yang aktif, serta memberi dampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat Kota Cilegon.
Wali Kota Cilegon menegaskan Pemerintah Kota Cilegon mendukung penguatan manajemen masjid yang profesional, transparan, serta adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan dan dakwah kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Cilegon berharap hasil rapat kerja ini mampu melahirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas kehidupan keagamaan masyarakat serta menjadikan Masjid Agung Nurul Ikhlas sebagai ikon religius Kota Cilegon.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengurus DKM, dan masyarakat, masjid diharapkan semakin berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang religius, harmonis, dan berdaya. (Red)

Tinggalkan Balasan