Tasyakuran 34 Tahun KPJ Kota Cilegon, Hadirkan Musisi Nasional hingga Konvoi Odong-Odong
CILEGONSATU.ID – Perayaan Tasyakuran 34 Tahun Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Cilegon berlangsung penuh kebersamaan dan semangat solidaritas seni rakyat pada Minggu, 19 April 2026 di Ramayana Kota Cilegon.
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi besar para seniman jalanan dari berbagai daerah sekaligus ruang apresiasi bagi komunitas seni alternatif yang tumbuh dari jalanan dan masyarakat.
Menariknya, peringatan milad KPJ Kota Cilegon tahun ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Wali Kota Cilegon, Robinsar, yang sama-sama memasuki usia ke-34 tahun. Kesamaan usia tersebut menjadi simbol harapan baru bagi pertumbuhan seni, budaya, dan generasi muda Kota Cilegon.
Sejumlah musisi nasional turut hadir memeriahkan acara, di antaranya personel PAS Band, yaitu Bambang PAS Band dan Yuki PAS Band, Anto Baret, serta grup punk legendaris Marjinal yang dikenal dekat dengan gerakan seni jalanan dan perjuangan sosial.
Kehadiran mereka memperlihatkan kuatnya jaringan solidaritas seniman jalanan di Indonesia.
Momen paling menarik perhatian publik terjadi saat rombongan KPJ Pandeglang datang ke Kota Cilegon menggunakan kendaraan odong-odong. Konvoi tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, kesederhanaan, sekaligus kreativitas khas komunitas seniman jalanan yang tetap menjaga identitas rakyatnya.
Rangkaian kegiatan tasyakuran meliputi, Halal Bihalal, Senandung Dakwah, Bhakti Sosial, Forum Silaturahmi Komunitas, dan Pagelaran Seniman Jalanan.
Panitia menyampaikan bahwa usia 34 tahun KPJ menjadi bukti konsistensi seniman jalanan dalam menjaga denyut seni rakyat di ruang publik.
“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi pertemuan keluarga besar seniman jalanan. Dari jalanan, kita belajar solidaritas, kreativitas, dan kemanusiaan,” ujar Riki atau yang biasa disapa Baskom selaku Koordinator Panitia, Junat (24/4/2026).
Panitia turut menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, komunitas, musisi, relawan, serta semua pihak yang telah hadir dan membantu terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga memohon maaf atas segala kekurangan, keterbatasan fasilitas, maupun keterlambatan waktu yang terjadi tanpa konfirmasi resmi dari panitia,” ujar Baskom.
Melalui tasyakuran ini, KPJ Kota Cilegon berharap semangat solidaritas, kreativitas, dan kebersamaan antar seniman jalanan terus terjaga serta mampu memperkuat wajah kebudayaan Kota Cilegon yang inklusif dan humanis.
KPJ Kota Cilegon juga berharap seni jalanan semakin mendapat ruang apresiasi sekaligus menjadi jembatan persatuan antar komunitas seni di Indonesia. (Red)

Tinggalkan Balasan