CILEGONSATU.ID – Pemerintah Kota Cilegon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui percepatan perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasarana sekolah.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik di Kota Cilegon.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan daerah, sehingga penyediaan fasilitas pendidikan yang layak menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan suatu daerah. Maka sudah menjadi keniscayaan bagi kami untuk terus menghadirkan fasilitas pendidikan yang baik, aman, dan nyaman agar anak-anak kita dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas,” ujar Robinsar, melalui akun facebook Robinsar Juare, Sabtu (10/1/2026).
Berdasarkan hasil pendataan Pemerintah Kota Cilegon, saat ini masih terdapat tantangan infrastruktur pendidikan yang harus diselesaikan secara bertahap.
Di antaranya, sekitar 80 ruang kelas memerlukan revitalisasi, 469 ruang kelas membutuhkan pembaruan mebeler, serta 41 ruang kelas baru yang harus dibangun untuk menyesuaikan kebutuhan layanan pendidikan.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius kami. Insyaallah, kebutuhan ruang kelas baru dan perbaikan fasilitas pendidikan akan kami selesaikan secara bertahap dalam masa jabatan kami,” tegas Robinsar.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kota Cilegon melalui koordinasi lintas perangkat daerah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus melakukan inventarisasi, perencanaan teknis, serta penganggaran untuk percepatan perbaikan sarana pendidikan di seluruh wilayah Kota Cilegon.
Selain mengoptimalkan APBD, Pemkot Cilegon juga secara aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-pemerintah dan dunia usaha, sebagai bagian dari strategi pembangunan partisipatif.
Dalam konteks tersebut, Pemerintah Kota Cilegon mengapresiasi kontribusi NGO Gugah Nurani Indonesia dan sektor swasta yang telah bersinergi dalam mendukung program perbaikan sekolah melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Atas nama Pemerintah Kota Cilegon, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin. Sinergi ini sangat membantu percepatan pemenuhan sarana pendidikan, terutama di tengah kebutuhan yang masih cukup besar,” ungkap Robinsar.
Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon akan terus membuka ruang kolaborasi yang luas bagi sektor industri, swasta, dan lembaga lainnya untuk berkontribusi bersama pemerintah dalam membangun pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
“Kami mengajak seluruh elemen, khususnya dunia industri yang tumbuh di Cilegon, untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan pendidikan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah,” tambahnya.
Sementara itu, dukungan kolaboratif tersebut telah memberikan dampak nyata di lapangan. Sejumlah sekolah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak kini telah mengalami perbaikan signifikan sehingga lebih aman dan nyaman digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bekerja secara konsisten dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Cilegon Juare. (Red)

Tinggalkan Balasan