CILEGONSATU.ID – SIS Cilegon, bagian dari SIS Group of Schools, resmi membuka jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sekaligus meresmikan gedung barunya, Rabu (24/9/2025). Langkah ini menjadikan SIS Cilegon sebagai sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerja Sama) pertama di wilayah Banten Utara.
Sekolah SPK merupakan sekolah yang mengadopsi kurikulum internasional dengan izin resmi dari Kemendikbudristek. Artinya, seluruh program belajar tidak hanya memenuhi standar global, tapi juga sesuai dengan aturan pendidikan nasional.
Tak hanya itu, SIS Cilegon juga telah menjadi bagian dari jaringan Cambridge International. Dengan begitu, program akademik yang dijalankan diakui secara internasional dan membuka peluang siswa untuk melanjutkan pendidikan ke berbagai jenjang di seluruh dunia.
“Sebagai bagian dari SIS Group of Schools, siswa-siswi SIS Cilegon akan terhubung dengan siswa/i SIS lainnya di Indonesia maupun mancanegara. Kami percaya ini menjadi modal penting bagi generasi muda untuk membangun masa depan mereka,” ujar Kepala Sekolah SIS Cilegon, Eka Fidyanti Hariana.
Fasilitas Lengkap dan Program Beasiswa
Dengan kapasitas lebih dari 300 murid, SIS Cilegon menghadirkan fasilitas berstandar internasional. Mulai dari ruang kelas interaktif, laboratorium sains, perpustakaan modern, hingga sarana olahraga yang mendukung minat dan bakat siswa.
Sejak jenjang TK, siswa bahkan sudah diperkenalkan dengan coding dan robotik. Selain itu, sekolah ini juga menyediakan program beasiswa prestasi bagi siswa dengan capaian akademik maupun non-akademik.
Bahas AI di Dunia Pendidikan
Bersamaan dengan peresmian gedung SMP, SIS Cilegon juga menggelar panel diskusi bertajuk “Cerdas Digital atau Candu Digital? Mengukur Peran AI di Ruang Kelas”. Diskusi ini menghadirkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Humaedi, Program Director Department AI & Robotics STEM Prasetya Mulya Helena Widiarti, Head Teacher SIS Cilegon Eka Fidyanti Hariana, hingga salah satu wali murid SIS Cilegon, Fauzy Syauki.
Topik ini dianggap relevan dengan kondisi pendidikan saat ini, di mana teknologi dan Artificial Intelligence (AI) makin dekat dengan kehidupan siswa, guru, hingga orang tua. “Di era teknologi yang berkembang pesat, Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu inovasi terbesar yang mengubah dunia pendidikan. SIS Cilegon sangat concern terhadap hal ini,” tambah Eka.
Dengan visi dan fasilitas modern, SIS Cilegon menegaskan diri sebagai pionir pendidikan internasional di Banten Utara, membekali generasi muda dengan ilmu, keterampilan, serta jaringan global untuk menghadapi masa depan. (Red)

Tinggalkan Balasan