Konser Penuh Haru di Alun-alun Cilegon, Ebiet G Ade dan Robinsar Saling Panjatkan Doa

CILEGONSATU.ID – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Alun-alun Kota Cilegon pada Jumat malam (24/4/2026), saat legenda musik Indonesia Ebiet G Ade tampil dalam rangkaian kegiatan Cilegon Expo 2026.

Ribuan masyarakat memadati area pertunjukan, menjadikan konser tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga momentum refleksi sosial dan kebersamaan.

Sejak awal penampilan, atmosfer konser berlangsung khidmat. Dengan gaya sederhana namun berkarisma, Ebiet G Ade membuka penampilan melalui lagu Masih Ada Waktu yang langsung menghadirkan suasana nostalgia.

Penonton dari berbagai generasi tampak larut dalam alunan musik dan lirik-lirik puitis yang sarat pesan kemanusiaan.

Sejumlah lagu legendaris seperti Elegi Esok Pagi, Camelia, Titip Rindu Buat Ayah, hingga Berita Kepada Kawan dinyanyikan bersama ribuan penonton. Banyak yang terlihat ikut bernyanyi sambil menahan haru, menciptakan suasana intim di tengah ruang publik kota.

Dalam agenda tersebut, Pemerintah Kota Cilegon juga menggelar Konser Amal Untuk Kemanusiaan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Cilegon Expo 2026. Melalui momentum konser, para pengunjung diajak untuk berpartisipasi dalam gerakan solidaritas dengan berdonasi secara sukarela.

Penggalangan dana kemanusiaan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Cilegon.

Panitia menyediakan titik donasi di area konser, dan respons masyarakat terlihat sangat positif. Banyak pengunjung yang turut menyisihkan rezekinya sebagai wujud empati dan kebersamaan, menjadikan konser malam itu tidak hanya bernilai hiburan, tetapi juga menghadirkan aksi nyata kemanusiaan.

Suasana semakin istimewa ketika Wali Kota Cilegon Robinsar bersama istri naik ke atas panggung membawa kue ulang tahun sebagai bentuk penghormatan kepada Ebiet G Ade yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke-74 pada 21 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Robinsar menyampaikan doa dan apresiasi atas dedikasi panjang Ebiet G Ade bagi dunia seni dan masyarakat Indonesia.

“Kami mendoakan semoga Ayah Ebiet G Ade senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan terus menghadirkan karya-karya yang menyejukkan hati masyarakat. Lagu-lagu beliau bukan hanya hiburan, tetapi juga pengingat nilai kehidupan dan kemanusiaan,” ujar Robinsar di hadapan ribuan warga.

Suasana haru semakin terasa ketika Ebiet G Ade membalas dengan doa khusus untuk Kota Cilegon dan masyarakatnya.

“Saya berdoa semoga Kota Cilegon menjadi kota yang damai, masyarakatnya hidup rukun, sejahtera, dan selalu diberkahi. Semoga seni dan budaya terus tumbuh, karena dari sanalah manusia belajar saling memahami dan mencintai,” ungkap Ebiet G Ade yang disambut tepuk tangan meriah penonton.

Momen saling mendoakan tersebut menjadi puncak emosional konser malam itu.

Melalui penyelenggaraan konser musik sekaligus konser amal kemanusiaan ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap ruang publik tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga wahana memperkuat nilai kepedulian sosial, solidaritas, serta pembangunan kebudayaan yang humanis.

Malam di Alun-alun Cilegon pun dikenang sebagai perjumpaan antara musik, doa, dan kemanusiaan. Sebuah bukti bahwa seni mampu menyatukan rasa dan menghadirkan harapan bersama bagi masyarakat. (Red)