CILEGONSATU.ID – Festival Budaya Kota Tangerang kembali menjadi ruang perjumpaan budaya dari berbagai daerah, menegaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi harmoni negeri.

Dalam gelaran yang berlangsung meriah itu, Dewan Kebudayaan Kota Cilegon (DKKC) tampil sebagai salah satu kontingen yang paling menyedot perhatian publik.

Jejeg Ajeg Aja Usreg: Semangat Cilegon Menggema di Parade Budaya

Membawa tagline “Jejeg Ajeg Aja Usreg” (Berdiri Kokoh, Teguh, Tak Goyah), DKKC hadir dengan komposisi atraksi yang memukau ribuan penonton. Dentuman gendang yang energik menjadi pembuka, mengiringi para pengurus DKKC yang mengenakan kostum bernuansa Ikan Bandrong, ikon pesisir Cilegon.

Suasana semakin pecah ketika Parade Debus Banten tampil menghadirkan kekuatan fisik dan ketahanan tubuh khas seni bela diri tradisional. Nuansa mistis dan heroik menyelimuti jalanan Kota Tangerang, terlebih saat beberapa pengurus DKKC membawa Pusaka Keris dan Golok Khas Kesultanan Banten, menegaskan akar budaya Banten yang sarat sejarah.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta: Bukti Kekuatan Pelestarian Budaya

Partisipasi DKKC mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DINDIKBUD), sebagai wujud komitmen memajukan kebudayaan lokal ke panggung yang lebih luas.

Selain itu, sejumlah perusahaan turut memperkuat langkah DKKC melalui dukungan sponsor, di antaranya Apex Nusantara, Krakatau POSCO, dan Yayasan Mengetuk Pintu Langit. Sinergi antara lembaga budaya, pemerintah, dan sektor industri ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.

Booth Pameran Pusaka Diserbu Pengunjung

Tak hanya memukau di parade, DKKC juga menarik antusiasme tinggi lewat Booth Pameran Kebendaan. Beragam koleksi pusaka dan artefak budaya Banten dipamerkan, menjadi wahana edukasi yang diminati semua kalangan.

“Saya sangat antusias! Ini kesempatan langka untuk melihat langsung Pusaka Keris dan Golok yang selama ini hanya saya dengar. Upaya DKKC ini luar biasa untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda,” ujar salah satu pengunjung yang terlihat serius mengamati koleksi yang dipajang.

Merawat Identitas Bersama di Bawah Bhinneka Tunggal Ika

Kehadiran DKKC dalam Festival Budaya Kota Tangerang bukan sekadar partisipasi seremonial, tetapi sebuah pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi budaya lintas kota. Cilegon, Tangerang, dan seluruh daerah yang terlibat menunjukkan bahwa keberagaman bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan yang menyatukan dan memperkaya identitas bangsa. (Red)