CILEGONSATU.ID – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIV tingkat Kota Cilegon tahun ini menorehkan sejarah baru dengan bergemanya Mars LPTQ Kota Cilegon untuk pertama kalinya. Lagu tersebut diciptakan oleh Penasehat LPTQ Kota Cilegon, Abdullah Syarif, dan dibawakan secara khidmat oleh Tim Paduan Suara binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon.
Mars ini menjadi identitas baru sekaligus penyemangat dalam menggaungkan syiar Al-Qur’an di Kota Baja. Lirik yang sarat makna religius dan irama penuh semangat membuat suasana pembukaan MTQ semakin khidmat.
“Mars MTQ ini adalah persembahan agar Cilegon memiliki identitas yang mampu menggerakkan semangat masyarakat untuk semakin mencintai Al-Qur’an,” ujar Abdullah Syarif usai pembukaan MTQ di Lapangan MKU Pekaulan, Grogol, Kota Cilegon, Jumat, 26 September 2025.
Dirinya menambahkan, bahwa proses pembuatan lagu memakan waktu kurang lebih satu bulan yang terinspirasi dari tema dan dipadukan dengan tagline “Cilegon Juare”.
“Terinspirasi dari tema yang dipadukan dengan jargon cilegon juare. Untuk menimbulkan semangat, bahwasanya Al Quran bukan hanya sekedar dibaca, bukan hanya sekedsr dilombakan, tapi bagaimana supaya bisa membumi di kota cilegon,” tandasnya.
Adanya Mars MTQ Kota Cilegon mendapatkan apresiasi dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon. Robinsar mengaku kaget sekaligus bangga dengan kemunculan Mars tersebut dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak panitia dan penyelenggara.
“Wah luar biasa, tadi kita mendengar juga luar biasa, keren. Tadi ngobrol-ngobrol sama Mas Wakil kita apresiasi, kaget juga ada Mars MTQ Kota Cilegon, mudah-mudahan tidak hanya melekat di panitia dan peserta, tapi juga melekat di masyarakat Kota Cilegon,” jelasnya.
Dengan hadirnya Mars MTQ Kota Cilegon, diharapkan MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba baca Al-Qur’an, tetapi juga wadah membangun identitas kebudayaan religius yang mengakar kuat di masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan